Bukan, bukan kata-kata yang (maunya) gue bikin indah lagi. *tiba-tiba kecoa lewat*
Yak. Gini deh, gue bikin tulisan ini atas dasar prihatin karena banyak banget berita di koran, atau televisi, yang mengabarkan tentang skandal-skandal macem skandal suap sampe skandal cinta *lah?
Menurut gue, nggak seharusnya negara kita ini dipenuhi skandal-skandal begituan, karena kita udah punya dasar yaitu Pancasila. Berat ye? Tapi ini kenyataan, broh.
Sila pertama kita yaitu "Ketuhanan Yang Maha Esa" harusnya sih udah bisa jadi tameng agar kita nggak ngelakuin macem-macem. Kan katanya Pancasila dibuat sesuai kepribadian Indonesia. Dan emang begitulah sejatinya kepribadian kita. Sejatinya kita tahu bahwa ada mata-mata nggak terlihat yang ngawasin kita tiap kali mau berbuat sesuatu.
Tapi skandal itu tetep ada.
Kayak nggak mungkin kita memberantas kejahatan di muka bumi. Bahkan ada orang yang punya pendapat (waduh siapa namanya) yaitu "kejahatan itu emang mesti ada" biar jadi kontrol.
Kalo nggak mungkin memberantas kejahatan, seenggaknya kita reduksi lah. Kalo menurut gue sih ya, kita perlu menyelaraskan moral dan ritual kita sehari-hari.
Norma (ya norma segala macem lah) paling banyak mengombinasikan ritual dan pelajaran moral yang diajarkan. Menurut gue, itulah yang langka sekarang ini. Sekarang, ritual dan moralnya jadi kepisah. Tanpa dosa, mereka masih rajin ngerjain ini-itu tapi ada yang nggak nerapin di kehidupan sehari-hari. Jadi pecah, makanya artikel gue yang ini gue kasih "Pecah".
Bukannya mau nyinggung pihak tertentu, sob. Gue juga masih ga ngejalanin beberapa kewajiban gue, masih suka males-malesan, masih banyak dosa.... Tapi mari kita sama-sama berusaha menyelaraskan, yang tadi itu. Mungkin kalo tiap orang (dan gue) udah bisa, mungkin negara kita tercinta ini dan kehidupan dunia akan jadi lebih aman, damai, tentrem, aman, dll. Yang enak buat tempat idup.
posted by Unknown