Langkahmu membawaku ke tempat asing tak terjamah
Tak ada suara yang kau timbulkan, tetapi aku bisa mendengar hiruk pikuk pikiran-pikiran yang menyeruak dari benak minta ditarik keluar
Lalu kau pergi
Dan aku juga pergi
Lagipula tidak ada kata berarti keluar dari mulut untuk saling pecahkan hening
Hanya sejumput basa-basi yang penting unjuk toleransi
Denganmu aku seakan mengembara, berkenalan dengan makhluk asing, menjajal tebing terjal
Merebut pedang sakti, bertarung lawan musuh, berkelana dengan kapal selam, tapi yang sampai sekarang belum terjadi adalah sama-sama menjelajahi pikiran masing-masing
Kamu dan aku merajut angan bersama
Tapi kita berkelana di panel yang berbeda
Archive for Februari 2014
posted by Unknown
posted by Unknown
Bukankah kita memang senang main-main?
Dari awal aku pun tak dapat raba suatu kenyataan dalam ujarmu
Bukankah kita memang penuh dusta?
Dari saat pertama aku melihatmu, tak kutemui suatu kesungguhan dalam pupilmu
Bukankah kita memang tak pernah sungguh-sungguh?
Dari dulu aku tak kuasa enyahkan rupamu yang memerangkap benakku
Bukankah kita memang saling membelenggu?