Kubayangkan kunang-kunang menari nari menyinari malamku yang hangat lagi teduh berawan
Dan bulan sabit yang melengkung tenang
Dan aku bergelung dalam selimutku, menunggu kau mematikan lampu dan menghidupkan lampu tidur
Kukira serupa inilah kehangatan yang dulu terenggut dariku
Kemudian kembali