Kau datang dengan berlari-lari kecil dan tanpa sungkan mengetuk pintu rumah kami.
Saat kau masuk, kami tahu kau tak akan pergi dari sini untuk waktu yang lama. Memang sudah kami kira, dan nyatanya kau adalah tamu mulia.
Dan tiba-tiba saja waktu menjemput, maghrib ini kau akan pergi bersamaan dengan hilangnya rembulan.